Solusi efisiensi energi yang mudah dan terukur untuk fasilitas Anda.
Scio membuat sistem energi campuran di Indonesia bekerja seimbang, hemat, dan terkendali secara mandiri — otomatisasi penyeimbangan sumber energi, deteksi kerusakan dini, dan pelaporan dampak lingkungan berbasis data operasional nyata, dari pabrik hingga mikrogird desa.
Tiga hambatan yang menahan transisi energi Indonesia.
Bukan kekurangan panel surya. Bukan kekurangan potensi. Yang kurang adalah orkestrasi dan infrastruktur data yang menghubungkan semua aset — dari pabrik hingga microgrid desa.

Tiga produk. Satu platform orkestrasi energi.
Dari perangkat lunak, perangkat keras, hingga toolset lapangan — semua dirancang untuk satu tujuan: sistem energi yang bekerja seimbang, hemat, dan terkendali secara mandiri.

Dari panel surya ke laporan ESG — enam langkah terotomatisasi.
Satu lapisan penghubung lintas merek yang menyatukan perangkat, sumber energi, dan pengambil keputusan dalam alur yang terpadu dan terukur.
Instalasi Non-Intrusif
Scio Device dipasang tanpa membongkar atau mengganti perangkat terpasang — lintas merek, aktif via QR Code dalam hitungan menit.
Data Streaming
Perangkat retrofit non-intrusif mengambil dan mengirim data via konektivitas hybrid LoRa + 4G — tanpa membongkar instalasi, stabil meski tanpa sinyal seluler.
Edge-AI Detection
Anomali terdeteksi langsung di perangkat dalam 0,31 ms — sebelum kerusakan terjadi, tanpa menunggu cloud.
Tanya Asisten AI
AI menganalisis data energi Anda dan menjawab dalam Bahasa Indonesia — saran praktis, bukan kode error.
Optimasi Real-time
AI mengorkestrasi penyeimbangan sumber energi dan pengendalian beban secara otomatis — tekan pemborosan dan biaya operasional.
Laporan Dampak
Scio AI Platform menyusun laporan dampak lingkungan otomatis dari data operasional nyata — siap audit dan submit.
Tim di balik Scio.
Tim lintas disiplin dari Universitas Jenderal Soedirman — informatika, elektro, dan ekonomi — yang membangun Scio dari riset akademik menjadi produk siap pasar.





Bukti Ilmiah & Validasi Lapangan
Hasil validasi pasar gelombang lanjutan (7–11 Agustus 2026) terhadap empat pemangku kepentingan industri EBT — EPC & pengembang proyek, produsen/integrator baterai, lembaga instalasi & sertifikasi, dan komunitas akademis.
Pemangku kepentingan industri EBT divalidasi langsung — hasilnya mengoreksi arah usaha: dari pemantauan B2B2C ke orkestrasi energi B2B2B.
Mitra melanjutkan: satu bersedia menjadi investor sekaligus distributor, satu meminta proposal resmi ke Dewan Direksi, satu membuka peluang uji purwarupa.



Fondasi ilmiah yang bisa Anda telusuri.
Teknologi Scio bukan klaim pemasaran — ia berakar pada riset akademik open-science yang dipublikasikan terbuka dan dapat diaudit siapa saja.
SCIO-Bench: Anomaly Detection Benchmark untuk Sistem IoT Surya–Baterai Off-Grid
Dataset benchmark deteksi anomali berbasis telemetri nyata sistem PLTS off-grid yang diperkaya augmentasi fault natural (<10%). Metodologi Edge-AI mencapai latensi inferensi 0,31 ms per prediksi pada ESP32-S3, dilengkapi sistem keamanan siber-fisik untuk mendeteksi serangan injeksi data palsu.
Didukung oleh ekosistem pendidikan tinggi Indonesia.
Scio tumbuh melalui program pembinaan kewirausahaan mahasiswa dan institusi yang mendukung hilirisasi riset menjadi dampak nyata di lapangan.






Pertanyaan yang sering ditanyakan.
Jawaban atas keraguan umum dari calon mitra teknisi, institusi, dan pengguna fasilitas sebelum memulai.
Bergabung dalam ekosistem energi terbarukan Indonesia.
Tim Scio terbuka untuk kemitraan CSR korporat, kolaborasi riset, hibah pemerintah, atau pilot energi komunitas dan mikrogird. Kami merespons setiap inquiry dalam 1×24 jam kerja.
Purwokerto Selatan, Banyumas
Jawa Tengah 53144
